Kyouka Uzen punya kekuatan untuk memperbudak

5 Fakta Kyouka Uzen : Komandan Unit 7 yang Dihormati

Kyouka Uzen adalah salah satu karakter terpenting di Mato Seihei no Slave. Dirinya bisa dianggap sebagai sosok heroine utama karena menjadi salah satu karakter pertama yang muncul dan paling dekat dengan sang MC (Yuuki Wakura). Berikut ini adalah 7 fakta menarik tentangnya:

​1. Memiliki Masa Lalu yang Kelam

Momen ketika Kyouka kecil di serang Shiki
Momen ketika Kyouka kecil di serang Shuki | Official PV Mato Seihei no Slave, via YouTube ぽにきゃん-Anime PONY CANYON

​Kyouka Uzen lahir di sebuah desa pinggiran yang tenang. Dirinya tinggal bersama keluarganya dengan penuh kehangatan sampai setidaknya usianya menginjak 8 tahun.

​Suatu hari, saat Kyouka masih kecil, desa tempat tinggalnya terhubung ke dimensi Mato yang membuat banyak Shuki (monster) bermunculan. Tak butuh waktu lama, desa tersebut menjadi reruntuhan dan seluruh penduduk desa menjadi korban termasuk keluarganya. Di tengah keputusasaan, Kyouka berhadapan langsung dengan Shuki istimewa bertanduk satu. Di pertemuan itu, dirinya langsung memendam amarah yang begitu besar karena hanya dia satu-satunya penduduk desa yang dibiarkan hidup.

​Pengalaman mengerikan itu dan dendam atas keluarganya menjadi pendorong utama bagi Kyouka untuk bergabung ke Korps Anti-Iblis. Tujuannya satu: mencari dan membalaskan dendam terhadap Shuki bertanduk satu yang telah menghancurkan kehidupannya.

​2. Komandan Unit Ke-7 yang Dihormati

​Kyouka Uzen menjabat sebagai komandan Unit 7 Korps Anti-Iblis dan kini tinggal sepenuhnya di dimensi Mato untuk menjaga salah satu wilayah paling berbahaya.

​Sejak bergabung, Kyouka menunjukkan perkembangan yang sangat pesat, baik dalam hal kemampuan maupun kepemimpinan. Awalnya, dirinya ditunjuk menjadi wakil komandan oleh Yumeji Shimomura (Komandan Unit 7 saat itu). Namun karena perbedaan pandangan, Kyouka sempat berselisih dengan Yumeji hingga berujung pada pertarungan untuk menentukan siapa yang lebih pantas memimpin. Akhirnya, Kyouka berhasil mengalahkan Yumeji dan secara resmi menjadi Komandan Unit 7.

​3. Memiliki Kekuatan yang Sangat Ikonik

Kyouka Uzen punya kekuatan untuk memperbudak
Kyouka Uzen punya kekuatan untuk memperbudak | Official PV Mato Seihei no Slave, via YouTube ぽにきゃん-Anime PONY CANYON

​Kyouka Uzen merupakan salah satu pemakan Buah Persik dari dimensi Mato. Setelah memakannya, ia mendapatkan berkah kekuatan untuk “memperbudak” apa pun yang dianggapnya memiliki kedudukan lebih rendah.

​Kekuatan ini sebenarnya tergolong spesial dan sangat kuat karena Kyouka memiliki rasa kepercayaan diri yang tinggi, sehingga ia mampu menempatkan dirinya di posisi yang lebih tinggi dari lawannya. Dengan kekuatannya ini, ia mampu menjinakkan Shuki yang dikenal buas untuk menjadi budak yang digunakannya melawan Shuki lainnya.

​Kemampuan “Slave” milik Kyouka juga memberikan buff khusus yang mampu menarik batas kemampuan budaknya. Jadi, ketika ada budak yang terikat kontrak dengannya, maka kekuatan budak tersebut akan otomatis keluar sepenuhnya.

​4. Kyouka Uzen Ahli Bela Diri dan Berpedang

​Selain berbekal kekuatan Buah Persik, Kyouka juga memiliki kemampuan berpedang dan bela diri tangan kosong yang mumpuni. Di awal episode satu anime Mato Seihei no Slave, saat menyelamatkan Yuuki Wakura, ia diperlihatkan mampu mengalahkan Shuki hanya dengan tebasan pedang.

​Ia juga diceritakan pernah mengalahkan Mira Kamiunten (yang saat ini menjabat Komandan Unit 2) hanya dengan tangan kosong. Selain kekuatan fisik, cara berpikir dan mentalnya juga sangat membantu dalam pertarungan. Karakter Mato Seihei no Slave ini punya orientasi kemenangan yang kuat, namun tetap bijak dan tidak ragu untuk mundur jika kondisi anak buahnya sedang dalam bahaya.

5. Memendam Perasaan pada Yuuki

Momen bersama Kyouka dan Yuuki
Momen bersama Kyouka dan Yuuki | Official PV Mato Seihei no Slave, via YouTube ぽにきゃん-Anime PONY CANYON

​Sedari awal Kyouka Uzen memang diperlihatkan memiliki ketertarikan terhadap Yuuki Wakura. Saat pertama kali menjalin kontrak dengan Yuuki, Kyouka langsung menyadari potensi besar yang bisa ia peroleh jika terus bekerja sama dengannya. Karena hal inilah, ia mengambil tindakan untuk menahan Yuuki agar tetap tinggal di dimensi Mato, tepatnya di markas Unit 7 Korps Anti-Iblis.

​Meskipun berawal dari kontrak budak, perlahan Kyouka mulai terbuka kepada Yuuki. Ia bahkan pernah mengajak pemuda tersebut berkunjung ke makam keluarganya, menceritakan masa lalu pahitnya, dan beberapa kali saling bertukar pikiran.

​Puncak dari perasaannya terlihat ketika keberadaan dan kekuatan Yuuki mulai diketahui oleh unit lain, termasuk sang Komandan Tertinggi, Ren Yamashiro. Yuuki mulai “dipinjam” oleh unit lain untuk berlatih. Karena sistem kontrak Yuuki mewajibkan tuannya memberikan imbalan berupa “kontak fisik langsung” setelah bertarung, hati Kyouka mulai terasa sesak dan tidak nyaman melihatnya. Beruntungnya, Yuuki mengambil tindakan untuk tetap fokus menjadikan Kyouka sebagai satu-satunya tuan utama dan membatasi kontrak dengan unit korps lainnya.

​Meskipun Kyouka Uzen dikenal sebagai sosok pemimpin yang berwibawa, dirinya ternyata tetap memiliki sisi hati perempuan pada umumnya. Ia merasa kurang nyaman ketika laki-laki yang dianggapnya istimewa harus berurusan dengan perempuan lain, meskipun itu hanya untuk sementara.

Sumber referensi :

Haru
Haru

Haru desu, penulis sederhana yang fokus di pembahasan Otaku Culture.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *