Patausche Kivia merupakan rekan Xylo dalam hal menjaga keberadaan Dewi Teoritta tetap aman, bahkan cukup berani untuk mengorbankan dirinya sendiri.
Daftar isi :
Identitas Patausche Kivia

Nama : Patausche Kivia
Umur : –
Tanggal lahir : –
Gender : Perempuan
Seiyuu : Shizuka Ishigami
Patausche Kivia adalah seorang perempuan yang menjadi komandan pasukan suci ke tiga belas, ia pada awalnya merupakan putri bangsawan besar yang kemudian ditugaskan sebagai komandan pasukan suci kerajaan.
Sebagai seorang komandan, Kivia memiliki pandangan yang sangat adil terhadap setiap permasalahan, dirinya mau untuk turun langsung ke garis depan medan perang demi melindungi rakyat dari ancaman bencana raja iblis.
Psikologi Karakter

Psikologi Patausche Kivia merupakan gambaran seseorang yang mampu memisahkan antara tanggung jawabnya sebagai komandan pasukan suci dengan keinginan pribadinya yang dipenuhi jiwa moral.
Sejak ditugaskan sebagai komandan unit, Kivia telah mengemban beban yang sangat berat, terutama ketika menghadapi serbuan bencana raja iblis dengan jumlah kekuatan tempur yang terbatas. Ia bahkan tetap teguh berdiri di medan perang meskipun mengetahui bahwa kekuatannya tidak cukup untuk menghentikan serbuan tersebut.
Secara hierarki kepemimpinan, Kivia memang tidak berada di posisi tertinggi. Namun, ia memegang teguh prinsip keadilan. Ia pernah berusaha melawan perintah komandan tertinggi yang hendak mengorbankan Dewi Teoritta sebagai objek penelitian, dengan cara membiarkan Peti Mati Dewi dicuri.
Tidak hanya itu, setelah mengetahui bahwa Dewi Teoritta menjalin kontrak dengan Xylo Forbartz, Kivia justru seolah menjadi tameng bagi keduanya dari ancaman Ordo Suci maupun Kerajaan.
Jiwa keadilan yang tinggi itu pula yang sering menyeretnya ke dalam pertarungan mental yang berat. Ia tidak mampu menerima kenyataan bahwa ada pihak dari faksi manusia yang justru membantu bencana raja iblis. Baginya, sulit dipercaya bahwa ada manusia yang mendukung lenyapnya umat manusia sendiri.
Karena konflik batin tersebut, pada insiden bencana raja iblis di episode 6 dan 7, Kivia tampak sangat bingung dan tertekan.
Posisinya sebagai komandan secara tidak langsung membentuk kepribadiannya menjadi lebih kaku dan tegas. Dampaknya, Patausche Kivia cukup kesulitan dalam mengungkapkan isi hatinya secara langsung.
Bahkan, ia baru benar-benar mengakui kebaikan Xylo serta menerima kontraknya dengan Dewi Teoritta setelah mereka bersama-sama melewati beberapa pertarungan hidup dan mati.
Hubungan sosial

Patausche Kivia merupakan sosok komandan yang berwibawa dan cukup dihormati oleh pasukannya. Terlepas dari gender perempuannya, ia tergolong sebagai sosok yang tegas dan pemberani.
Pasukan Suci ke-13 yang Kivia pimpin bisa dianggap sebagai pasukan terpinggirkan. Hal ini karena sosok Dewi yang menjadi kunci utama kekuatan setiap unit Pasukan Suci justru menjalin kontrak dengan seorang “pahlawan”.
Namun, Kivia mampu membalikkan keadaan dan mendorong moral pasukannya hingga menjadi salah satu unit pasukan terbaik yang sering ditugaskan di garis depan berbahaya.
Patausche Kivia memiliki jiwa keadilan yang sangat tinggi. Dirinya bahkan sampai menjalin hubungan persahabatan sekaligus menjadi rekan yang hebat dengan Xylo, padahal banyak anggota Pasukan Suci enggan untuk berinteraksi dengan para “pahlawan”.
Hal ini menegaskan bahwa Kivia tidak memandang orang lain dari status atau kedudukannya, melainkan murni dari tindakannya.
Hubungannya dengan Xylo yang terus berlanjut juga perlahan mengungkap sisi lain dirinya. Kivia benar-benar serius dalam hal melindungi Dewi Teoritta. Ia tidak akan pernah ragu untuk menerjunkan pasukannya demi melindungi sang dewi.
Bahkan, dirinya bisa sampai marah kepada Xylo ketika melihat Dewi Teoritta berada di garis depan pertempuran.
Peran dalam cerita

Patausche Kivia dapat dianggap sebagai sosok anomali yang melawan arus di dalam kelompok pasukan suci. Di saat banyak orang memandang “pahlawan” sebagai sebuah aib terbesar, Kivia justru menjalin hubungan dengan salah satu pahlawan dan terlihat benar-benar mempercayai hal tersebut.
Dengan kedudukannya sebagai komandan unit, Kivia mengambil peran krusial dalam hal keselamatan Dewi Teoritta. Ia merupakan dalang di balik lolosnya Dewi Teoritta dari tangan pasukan suci yang hendak menelitinya, bahkan menjadi pelindung utama sang Dewi selain Xylo Forbartz.
Secara tidak langsung, Kivia juga merubah stereotip karakter lainnya. Alih-alih menghukum pahlawan, ia justru melindunginya dan bahkan menjadikan pahlawan tersebut sebagai “rekan” untuk mewujudkan apa yang ia impikan.
Perkembangan karakter

Sejak pertama kali muncul di episode satu, Patausche Kivia diperkenalkan sebagai sosok yang tegas, berwibawa, dan cenderung kaku terhadap aturan.
Kedatangan Xylo Forbartz dalam kehidupannya perlahan mengubah sikap Kivia menjadi lebih terbuka terhadap keadaan di sekitarnya. Ia bahkan beberapa kali terlihat tersipu malu, sebuah sikap yang terasa bertentangan dengan penggambaran dirinya pada awal episode.
Seiring berjalannya waktu, Kivia juga berkembang menjadi sosok yang lebih dewasa. Ia mulai lebih berani dan percaya diri dalam mengambil keputusan sendiri, tanpa sepenuhnya patuh pada perintah atasannya yang sering kali mengabaikan moral dan keadilan bagi banyak orang.
Sumber referensi :



