Di season empat anime Re:Zero cerita berfokus tentang perjalanan Subaru dan kawan-kawan nya untuk mematahkan salah satu kutukan paling mengerikan di dunia, Gluttony. Salah satu Otoritas Dosa paling mengerikan karena mampu menghapus jejak keberadaan seseorang dari dunia. Dan sejauh ini sudah ada beberapa individu yang menjadi korban Otoritas Gluttony seperti :
Table of Contents
1. Rem : Sang Permata Biru

Dalam perjalanan pulang menuju Ibukota Kerajaan, Rem dan Crusch Karsten yang memimpin konvoi kereta naga pembawa korban luka tiba-tiba disergap oleh serangan brutal oleh Sekte penyihir dan Uskup Agung Lye Batenkaitos dan Regulus Corneas.
Namun sayang dalam pertempuran itu Rem harus tumbang dan menjadi korban dari Otoritas Gluttony milik Lye Batenkaitos, yang memakan “nama” dan “ingatan”-nya. Akibat dari serangan otoritas tersebut sangat fatal: keberadaan Rem terhapus dan dilupakan secara total dari ingatan semua orang di dunia, dan tubuhnya jatuh ke dalam kondisi koma (tidur panjang) yang tak kunjung usai, meskipun seluruh luka fisiknya sudah disembuhkan.
2. Crusch Karsten : Sang Kandidat Raja yang Kehilangan Masa Lalunya

Salah satu karakter penting yang menjadi korban pertama dari Otoritas Gluttony adalah Duchess Crusch Karsten.
Dalam perjalanan pulangnya setelah ekspedisi Paus Putih, rombongannya diserang oleh Uskup Agung Gluttony bernama Lye Batenkaitos. Serangan tersebut behasil melahap “ingatan” milik Crusch, termasuk juga dengan hati dirinya.
Meski dunia masih mengingat sosoknya yang tegas dan berwibawa, Crusch sendiri kehilangan seluruh memori tentang siapa dirinya dan masa lalunya. Ingatannya yang kosong ini membawa pukulan telak bagi faksinya, meskipun ia tetap menunjukkan kegigihan dan menolak menyerah dengan takdirnya, seperti yang ia perlihatkan saat menghadapi para Uskup Agung di Kota Pristella, dengan tekad untuk membalaskan dendam dan mengambil kembali apa yang dirampas darinya, Crusch berhasil berkontribusi dalam penggalan penguasaan kota tersebut dari sekte penyihir.
3. Julius Juukulius : Ksatria Terbaik yang Dilupakan Dunia

Siapa sangka salah satu “Ksatria Terbaik” (Finest of Knights) dari Kerajaan Lugunica harus merasakan keputusasaan akibat dilupakan oleh dunia!. Dalam pertempuran perebutan Kota Gerbang Air Pristella, Julius Juukulius berhadapan dengan Uskup Agung Gluttony, Roy Alphard, yang berhasil memakan “nama” sang ksatria.
Dampak dari Otoritas tersebut sangatlah tragis karena seluruh dunia melupakan keberadaannya, termasuk juga kandidat rajanya sendiri, Anastasia Hoshin yang sama sekali tidak memiliki ingatan tentangnya.
Selain berdampak pada teman-teman nya, ikatan kontrak dengan roh-roh kuasi yang telah bersamanya sejak sebelum ia menjadi ksatria pun terputus, karena roh-roh tersebut ikut melupakannya.
Ironisnya, karena ingatannya sendiri tidak dimakan, Julius harus menderita sendirian dalam diam, mengingat semua orang yang kini menganggapnya sebagai orang asing. Satu-satunya orang yang masih memiliki ingatan tentang nya adalah Natsuki Subaru.
4. Joshua Juukulius : Sang Adik yang Jatuh dalam Tidur Panjang

Tragedi keluarga Juukulius tidak berhenti pada Julius. Sang adik, Joshua Juukulius, menerima nasib yang jauh lebih kejam. Sama seperti Rem, Joshua adalah korban Otoritas Gluttony yang memakan “nama” maupun “ingatan”-nya.
Joshua kini terbaring dalam koma tanpa batas. Kepedihan ini semakin menjadi-jadi karena kakaknya sendiri, Julius, kehilangan ingatan tentang eksistensi adiknya. Julius hanya mengetahui bahwa ia memiliki adik bernama Joshua dari cerita yang disampaikan oleh Subaru.
5. Emilia : Sang Heroine Utama

Bahkan sang karakter utama wanita, Emilia, sempat merasakan ngerinya Otoritas Gluttony. Dalam pertempuran sengit di dalam Menara Pengawas Pleiades (Pleiades Watchtower), nama Emilia berhasil dimakan oleh pemilik Otoritas Gluttony, Lye Batenkaitos.
Dalam sekejap mata, eksistensi Emilia terhapus dari pikiran Ram, Julius dan rekan-rekannya yang lain. Namun hebatnya, Emilia tidak membiarkan hal ini mematahkan semangatnya, dirinya tetap bertarung dengan berani karena ia tahu orang terpenting baginya (Subaru) tidak pernah melupakannya.
Beruntungnya status ini tidak permanen, setelah Ram berhasil menebas dan membunuh Lye Batenkaitos secara definitif, nama Emilia berhasil kembali ke ingatan dunia.
6. Pasukan White Dragon’s Scale dan Ksatria Tanpa Nama

Tidak hanya karakter utama yang menjadi korban. Otoritas Gluttony dan monster-monster ciptaannya juga menyapu bersih eksistensi para petarung biasa.
Saat ekspedisi melawan Paus Putih (demon beast yang merupakan manifestasi Gluttony), kabut penghapus ingatan (elimination mist) dari monster itu menelan puluhan prajurit, menghapus nama dan eksistensi mereka hingga komandan mereka sendiri tidak ingat siapa saja yang telah mati.
Hal serupa terjadi secara brutal di Kota Pristella. Saat pasukan bayaran White Dragon’s Scale yang dipimpin Dynas mengepung Lye Batenkaitos, sang Uskup Agung dengan mudahnya menyentuh bahu dan memakan nama para prajurit seperti Hicks Faltman, Bennett Mossa, August Valen, dan Carsiff Finrell.
Dalam hitungan detik, prajurit-prajurit tersebut tumbang tak sadarkan diri, sementara Dynas dan rekan-rekan seperjuangannya menatap tubuh mereka dengan kebingungan, sama sekali tidak mengingat siapa teman-teman yang terbaring di kaki mereka.
Otoritas Gluttony terbukti sebagai salah satu kekuatan paling mengerikan di cerita Re:Zero. Ia tidak hanya membunuh raga, melainkan membantai sejarah, ikatan dan cinta dari para korbannya.
Sumber referensi & rujukan :
- ©長月達平・株式会社KADOKAWA刊/Re:ゼロから始める異世界生活4製作委員会
- rezero.fandom.com
- animehunch.com




