Di Season 4 anime Re:Zero, cerita berfokus ke perjalanan Natsuki Subaru dan kawan-kawan ke sebuah tempat paling berbahaya di dunia, Menara Pengawas Pleiades. Bangunan misterius yang dalam sejarah dunia disebutkan tidak pernah mampu ditaklukkan oleh entitas manapun. Berikut ini pembahasan tentang menara misterius tersebut.
Table of Contents
Apa Itu Menara Pengawas Pleiades?

Menara Pengawas Pleiades adalah sebuah bangunan legendaris yang terletak di ujung timur Kerajaan Lugunica, terisolasi oleh wilayah mematikan yang dikenal sebagai Gurun pasir Auguria.
Bangunan ini dibangun sekitar empat ratus tahun yang lalu, dan dipercaya oleh publik sebagai kediaman Sage Shaula untuk mengawasi kuil tempat Penyihir Iri Hati disegel. Menara ini nyaris mustahil untuk dicapai oleh orang biasa karena dikelilingi oleh badai pasir, hawa beracun (miasma), sarang binatang buas iblis, serta tembakan sihir mematikan dari sang penjaga menara.
Meskipun dikenal sebagai menara pengawas, identitas dan fungsi sejati dari tempat ini sebenarnya adalah Perpustakaan Besar Pleiades (Great Pleiades Library). Struktur lantainya secara unik dinamai berdasarkan bintang-bintang dari gugus Pleiades dan para penantang harus melewati berbagai ujian di setiap lantainya. Jika berhasil mendapatkan akses ke lantai ketiga yang bernama Taygeta, pengunjung dapat menemukan jutaan arsip “Buku Orang Mati” (Books of the Dead), yakni buku-buku ajaib yang memungkinkan pembacanya untuk melihat dan mengalami langsung memori dari kehidupan orang-orang yang telah meninggal dunia.
Sejarah Terbentuknya Menara Pengawas Pleiades

Sejarah Menara Pengawas Pleiades berawal dari sekitar empat ratus tahun yang lalu, pada era yang sama dengan peristiwa-peristiwa besar terkait para Penyihir.
Meskipun legenda yang beredar di seluruh penjuru dunia menyebutkan bahwa menara ini didiami oleh sosok Sage (Orang Bijak) bernama Shaula, pencipta asli dari Menara Pengawas Pleiades adalah Sage Flugel.
Flugel yang juga dikenal karena menanam Pohon Besar Flugel adalah guru dari Shaula. Dialah yang memberikan gelar “Sage” pada Shaula dan memberikan tugas untuk menjadi penjaga di menara tersebut.
Secara historis, menara ini sengaja didirikan di ujung timur lautan pasir Gurun Pasir Auguria dengan tujuan utama untuk mengawasi kuil tempat Penyihir Iri Hati (Witch of Jealousy) atau Satella disegel. Oleh karena peran pengawasan itulah bangunan ini dinamakan “Menara Pengawas Pleiades”.
Namun, nama tersebut sebenarnya hanyalah nama sementara untuk peran yang sementara pula. Fungsi sejati dan nama asli dari menara ini sejak awal dirancang adalah Perpustakaan Besar Pleiades (Great Pleiades Library).
Tempat ini dibangun oleh Flugel sebagai pusat arsip pengetahuan di mana orang bisa menemukan apa pun yang ingin mereka ketahui, termasuk menyimpan ribuan memori orang mati dalam bentuk “Buku Orang Mati” (Books of the Dead).
Untuk melindungi rahasia dan pengetahuan di dalam menara, Flugel sengaja meninggalkan serangkaian pertahanan mutlak seperti :
- Star Guardian (Penjaga Bintang) : Flugel memerintahkan muridnya, Shaula untuk menjaga menara dan menembak siapa saja yang mencoba mendekati menara dengan sihir mematikannya (Hell’s Snipe). Selama 400 tahun, perintah ini dilaksanakan tanpa henti oleh Shaula yang kesepian menanti kembalinya sang guru.
- Sistem Ujian Menara : Flugel merancang ujian di setiap lantai untuk menguji para penantang yang ingin mengakses perpustakaan tersebut. Salah satu ujiannya menuntut pengetahuan trivia tentang rasi bintang Orion (pengetahuan dari luar dunia tersebut) dan di lantai lain ia bahkan menempatkan roh Sword Saint pertama, Reid Astrea, sebagai penjaga terkuat yang harus dilewati.
Akibat kombinasi jebakan alam berupa badai pasir, hawa beracun atau miasma, binatang buas, serta pertahanan absolut dari Shaula, Menara Pengawas Pleiades tercatat dalam sejarah sebagai tempat yang tidak pernah berhasil dicapai oleh siapapun selama berabad-abad
Aturan Mutlak Menara Pengawas Pleiades
Menara Pengawas Pleiades memiliki lima aturan mutlak yang harus dipatuhi oleh para penantang yang mencoba memasuki nya. Jika salah satu aturan ini dilanggar, Shaula selaku penjaga menara akan berubah menjadi mesin pembunuh berdarah dingin dan membantai siapa pun yang melanggarnya tanpa terkecuali.
Berikut adalah kelima aturan tersebut :
- Dilarang pergi atau meninggalkan menara sebelum semua ujian diselesaikan.
- Dilarang melanggar aturan dari ujian itu sendiri.
- Dilarang bersikap tidak hormat pada perpustakaan.
- Dilarang mencoba menghancurkan struktur menara.
- Menghancurkan ujian itu sendiri tidak dilarang.
Aturan kelima pada awalnya disembunyikan oleh Shaula, di mana ia berbohong dengan mengatakan bahwa aturan kelima itu tidak ada. Hal ini ia lakukan murni karena alasan egois dimana ia menggenali sosok Sage Flugel di dalam diri Subaru dan karena telah menunggu selama 400 tahun sendirian di menara tersebut ia tidak ingin Subaru cepat-cepat menyelesaikan ujian lalu meninggalkannya lagi.
Aturan kelima ini akhirnya berhasil diketahui oleh Subaru dan menjadi celah yang sangat krusial, karena aturan tersebut secara tersirat bermakna bahwa seluruh aturan menara ini sebenarnya bisa dianulir atau dihancurkan.
Struktur Mengerikan Menara Pengawas Pleiades

Menara Pengawas Pleiades adalah bangunan kuno yang memiliki arsitektur unik dan struktur yang kompleks. Menara ini terbagi menjadi beberapa tingkatan atau “Lantai” yang masing-masing dinamai berdasarkan bintang-bintang dalam rasi Pleiades. Penamaan ini juga mencerminkan fungsi dan misteri yang tersimpan di setiap lantainya.
Berikut adalah rincian arsitektur dan struktur lantai di Menara Pengawas Pleiades :
- Lantai 6 (Asterope) : Ini adalah bagian paling dasar dari menara.
- Lantai 5 (Celaeno) : Lantai ini merupakan pintu masuk resmi yang membuka jalan ke dalam menara.
- Lantai 4 (Alcyone) : Lantai ini berfungsi sebagai area tempat tinggal, serta lokasi di mana penjaga menara mengawasi keadaan gurun di luar. Di lantai ini juga terdapat sebuah ruangan magis bernama Green Room (Ruang Hijau) yang dipenuhi oleh tanaman rambat dan memiliki kemampuan untuk menyembuhkan luka fisik.
- Lantai 3 (Taygeta) : Lantai ini merupakan ruang ujian pertama yang menuntut kecerdasan. Awalnya, lantai ini terlihat seperti ruang putih yang hampa, namun setelah ujian diselesaikan, wujud aslinya akan terbuka: sebuah perpustakaan raksasa yang menyimpan jutaan “Buku Orang Mati” (Books of the Dead).
- Lantai 2 (Electra) : Lantai ini merupakan lokasi ujian kedua yang menuntut kekuatan fisik. Penantang harus berhadapan dengan Sword Saint pertama dalam sejarah, yaitu Reid Astrea.
- Lantai 1 (Maia) : Ini adalah lantai teratas atau atap menara yang menjulang tinggi hingga menembus awan. Di puncak ini, penantang akan menghadapi ujian terakhir dari Naga Suci Volcanica.
- Lantai 0 (Merope) : Sebuah lantai rahasia atau tersembunyi di bawah tanah, yang keberadaannya disimpulkan dari nama bintang ketujuh dalam mitologi Pleiades.
Secara keseluruhan, menara ini dirancang sebagai tempat yang penuh rahasia dan ujian, dengan struktur yang menantang siapa pun yang mencoba mengakses pengetahuan di dalamnya.
Sumber referensi & rujukan :
- ©長月達平・株式会社KADOKAWA刊/Re:ゼロから始める異世界生活4製作委員会
- Otakumode.com
- namu.wiki




